
Menguasai Materi, Meraih Nilai Gemilang: Kumpulan Contoh Soal UTS Matematika Kelas 1 SMP Semester 2 Beserta Pembahasannya
Memasuki semester genap tahun ajaran, siswa kelas 1 SMP dihadapkan pada serangkaian ujian tengah semester (UTS) yang menjadi tolok ukur pemahaman materi selama setengah semester terakhir. Matematika, sebagai salah satu mata pelajaran fundamental, kerap kali menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian siswa. Memahami konsep-konsep yang diajarkan, melatih diri dengan berbagai variasi soal, serta menguasai strategi pengerjaan adalah kunci untuk meraih nilai gemilang dalam UTS Matematika.
Artikel ini hadir sebagai panduan komprehensif bagi siswa kelas 1 SMP dan juga para orang tua yang ingin membantu putra-putrinya dalam persiapan menghadapi UTS Matematika semester 2. Kami akan menyajikan kumpulan contoh soal yang mencakup berbagai topik penting yang umumnya diajarkan pada semester ini, lengkap dengan pembahasan rinci yang mudah dipahami. Dengan latihan yang terarah, diharapkan siswa dapat lebih percaya diri dan siap menghadapi ujian.
Topik-Topik Kunci Matematika Kelas 1 SMP Semester 2

Sebelum kita menyelami contoh soal, penting untuk meninjau kembali topik-topik utama yang akan diujikan dalam UTS Matematika kelas 1 SMP semester 2. Topik-topik ini biasanya berfokus pada pengembangan pemahaman tentang bilangan, aljabar dasar, dan geometri. Berikut adalah beberapa area yang paling sering muncul:
- Operasi Hitung Bilangan Bulat dan Pecahan: Meliputi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan bulat, serta operasi hitung pada pecahan biasa, campuran, dan desimal. Pemahaman tentang urutan operasi (prioritas operasi) juga sangat krusial di sini.
- Perbandingan dan Skala: Memahami konsep perbandingan dua besaran, menyederhanakan perbandingan, serta mengaplikasikannya dalam soal cerita. Skala, yang merupakan perbandingan antara ukuran pada peta/gambar dengan ukuran sebenarnya, juga menjadi bagian penting.
- Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel: Memperkenalkan konsep variabel, koefisien, konstanta, dan bagaimana menyelesaikan persamaan linear sederhana untuk menemukan nilai variabel. Pertidaksamaan linear juga mulai diperkenalkan.
- Himpunan: Konsep dasar himpunan, seperti anggota himpunan, himpunan kosong, semesta, operasi pada himpunan (irisan, gabungan, selisih, komplemen), serta diagram Venn.
- Bangun Datar Sederhana: Pengenalan sifat-sifat dan keliling serta luas bangun datar dasar seperti persegi, persegi panjang, segitiga, jajar genjang, trapesium, belah ketupat, dan layang-layang.
Mari kita bedah contoh soal untuk setiap topik tersebut.
Contoh Soal dan Pembahasan: Mengasah Kemampuan
Bagian 1: Operasi Hitung Bilangan Bulat dan Pecahan
Soal 1: Hitunglah hasil dari: $(-15) + 28 – (-10) times 3$
Pembahasan:
Untuk menyelesaikan soal ini, kita perlu mengikuti urutan operasi (prioritas operasi). Ingat kaidah "BODMAS" atau "PEMDAS": Brackets/Parentheses, Orders/Exponents, Division and Multiplication (dari kiri ke kanan), Addition and Subtraction (dari kiri ke kanan).
- Pertama, lakukan perkalian: $(-10) times 3 = -30$.
- Kemudian, substitusikan hasil perkalian ke dalam persamaan: $(-15) + 28 – (-30)$.
- Selanjutnya, ubah bentuk pengurangan bilangan negatif menjadi penjumlahan: $28 – (-30) = 28 + 30 = 58$.
- Terakhir, lakukan penjumlahan dari kiri ke kanan: $(-15) + 58 = 43$.
Jadi, hasil dari $(-15) + 28 – (-10) times 3$ adalah 43.
Soal 2: Ibu membeli 2,5 kg gula pasir. Sebanyak $frac34$ kg digunakan untuk membuat kue. Berapa sisa gula pasir Ibu sekarang?
Pembahasan:
Soal ini melibatkan operasi hitung pada bilangan desimal dan pecahan. Kita perlu mengubah salah satu bentuk agar kedua bilangan memiliki satuan yang sama. Pilihan yang lebih mudah adalah mengubah desimal menjadi pecahan atau sebaliknya. Mari kita ubah desimal menjadi pecahan.
- $2,5$ kg sama dengan $2frac510$ kg atau $2frac12$ kg.
- Sebagai pecahan biasa, $2frac12$ kg adalah $frac(2 times 2) + 12 = frac52$ kg.
- Gula yang digunakan adalah $frac34$ kg.
- Sisa gula adalah selisih antara jumlah awal dan jumlah yang digunakan: $frac52 – frac34$.
- Untuk mengurangkan pecahan, kita perlu menyamakan penyebutnya. Kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari 2 dan 4 adalah 4.
- Ubah $frac52$ menjadi pecahan dengan penyebut 4: $frac52 times frac22 = frac104$.
- Sekarang, lakukan pengurangan: $frac104 – frac34 = frac10 – 34 = frac74$ kg.
- Pecahan $frac74$ kg dapat diubah menjadi pecahan campuran: $1frac34$ kg.
Jadi, sisa gula pasir Ibu sekarang adalah $1frac34$ kg atau 1,75 kg.
Bagian 2: Perbandingan dan Skala
Soal 3: Perbandingan jumlah siswa laki-laki dan perempuan di kelas 7A adalah 5 : 7. Jika jumlah seluruh siswa di kelas tersebut adalah 36 orang, berapa banyak siswa perempuan di kelas 7A?
Pembahasan:
Soal ini menguji pemahaman tentang perbandingan.
- Perbandingan laki-laki : perempuan = 5 : 7.
- Ini berarti untuk setiap 5 siswa laki-laki, ada 7 siswa perempuan.
- Jumlah bagian perbandingan adalah $5 + 7 = 12$ bagian.
- Jumlah seluruh siswa adalah 36 orang.
- Setiap bagian mewakili: $frac36 text orang12 text bagian = 3$ orang per bagian.
- Jumlah siswa perempuan adalah 7 bagian.
- Jadi, jumlah siswa perempuan adalah $7 text bagian times 3 text orang/bagian = 21$ orang.
Jadi, jumlah siswa perempuan di kelas 7A adalah 21 orang.
Soal 4: Sebuah peta memiliki skala 1 : 2.000.000. Jika jarak antara dua kota pada peta adalah 8 cm, berapakah jarak sebenarnya kedua kota tersebut dalam kilometer?
Pembahasan:
Skala pada peta menunjukkan perbandingan antara jarak pada peta dengan jarak sebenarnya.
- Skala 1 : 2.000.000 berarti 1 cm di peta mewakili 2.000.000 cm di jarak sebenarnya.
- Jarak pada peta = 8 cm.
- Jarak sebenarnya = Jarak pada peta $times$ Nilai skala.
- Jarak sebenarnya = $8 text cm times 2.000.000 = 16.000.000$ cm.
- Kita perlu mengubah satuan dari cm ke km. Ingat tangga satuan panjang:
cm $rightarrow$ dm $rightarrow$ m $rightarrow$ km
Setiap naik satu tangga dibagi 10. Untuk naik dari cm ke km, kita naik 5 tangga (cm ke dm, dm ke m, m ke km). Jadi, kita perlu membagi dengan $10^5$ atau 100.000. - Jarak sebenarnya dalam km = $frac16.000.000 text cm100.000 text cm/km = 160$ km.
Jadi, jarak sebenarnya kedua kota tersebut adalah 160 km.
Bagian 3: Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel
Soal 5: Tentukan nilai $x$ dari persamaan $5x – 7 = 18$.
Pembahasan:
Untuk menyelesaikan persamaan linear, tujuannya adalah mengisolasi variabel $x$ di salah satu sisi persamaan.
- Persamaan: $5x – 7 = 18$.
- Tambahkan 7 ke kedua sisi persamaan untuk menghilangkan -7 di sisi kiri:
$5x – 7 + 7 = 18 + 7$
$5x = 25$. - Bagi kedua sisi persamaan dengan 5 untuk mendapatkan nilai $x$:
$frac5x5 = frac255$
$x = 5$.
Jadi, nilai $x$ adalah 5.
Soal 6: Selesaikan pertidaksamaan $3y + 4 < 19$ dan tentukan 3 nilai $y$ yang memenuhi.
Pembahasan:
Menyelesaikan pertidaksamaan linear mirip dengan menyelesaikan persamaan linear, namun kita harus berhati-hati saat mengalikan atau membagi kedua sisi dengan bilangan negatif (tanda pertidaksamaan akan berbalik).
- Pertidaksamaan: $3y + 4 < 19$.
- Kurangi 4 dari kedua sisi:
$3y + 4 – 4 < 19 – 4$
$3y < 15$. - Bagi kedua sisi dengan 3:
$frac3y3 < frac153$
$y < 5$. - Ini berarti semua nilai $y$ yang lebih kecil dari 5 akan memenuhi pertidaksamaan ini.
- Kita diminta menentukan 3 nilai $y$ yang memenuhi. Contohnya adalah:
- $y = 4$ (karena 4 < 5)
- $y = 3$ (karena 3 < 5)
- $y = 0$ (karena 0 < 5)
Atau bisa juga menggunakan bilangan negatif, misalnya $y = -2$.
Jadi, solusi dari pertidaksamaan $3y + 4 < 19$ adalah $y < 5$. Tiga nilai $y$ yang memenuhi bisa 4, 3, dan 0 (atau kombinasi lain yang memenuhi syarat $y < 5$).
Bagian 4: Himpunan
Soal 7: Diketahui himpunan $A = 1, 2, 3, 4, 5$ dan $B = 3, 4, 5, 6, 7$. Tentukan:
a. $A cup B$ (Gabungan A dan B)
b. $A cap B$ (Irisan A dan B)
c. $A – B$ (Selisih A dikurangi B)
Pembahasan:
Kita akan menggunakan definisi dari operasi himpunan.
-
a. $A cup B$ (Gabungan A dan B): Gabungan dua himpunan adalah himpunan yang anggotanya merupakan gabungan dari semua anggota himpunan A dan himpunan B, tanpa ada pengulangan.
$A cup B = 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7$. -
b. $A cap B$ (Irisan A dan B): Irisan dua himpunan adalah himpunan yang anggotanya merupakan anggota persekutuan (sama) dari himpunan A dan himpunan B.
Anggota yang sama antara A dan B adalah 3, 4, dan 5.
$A cap B = 3, 4, 5$. -
c. $A – B$ (Selisih A dikurangi B): Selisih A dikurangi B adalah himpunan yang anggotanya merupakan anggota himpunan A tetapi bukan anggota himpunan B.
Anggota A adalah 1, 2, 3, 4, 5. Anggota B adalah 3, 4, 5, 6, 7.
Anggota A yang tidak ada di B adalah 1 dan 2.
$A – B = 1, 2$.
Soal 8: Dalam sebuah kelas terdapat 30 siswa. Sebanyak 18 siswa suka membaca, 15 siswa suka menulis, dan 7 siswa suka keduanya. Gambarkan diagram Venn dari data tersebut dan tentukan berapa siswa yang tidak suka membaca maupun menulis.
Pembahasan:
Soal ini adalah aplikasi konsep himpunan dalam konteks diagram Venn.
-
Misalkan:
- $S$ = Himpunan seluruh siswa di kelas (semesta), $|S| = 30$.
- $M$ = Himpunan siswa yang suka membaca, $|M| = 18$.
- $W$ = Himpunan siswa yang suka menulis, $|W| = 15$.
- $M cap W$ = Himpunan siswa yang suka keduanya, $|M cap W| = 7$.
-
Mencari siswa yang hanya suka membaca:
$|M text saja| = |M| – |M cap W| = 18 – 7 = 11$ siswa. -
Mencari siswa yang hanya suka menulis:
$|W text saja| = |W| – |M cap W| = 15 – 7 = 8$ siswa. -
Mencari siswa yang suka membaca atau menulis (atau keduanya):
$|M cup W| = |M text saja| + |W text saja| + |M cap W| = 11 + 8 + 7 = 26$ siswa.
Atau menggunakan rumus: $|M cup W| = |M| + |W| – |M cap W| = 18 + 15 – 7 = 33 – 7 = 26$ siswa. -
Mencari siswa yang tidak suka membaca maupun menulis:
Ini adalah anggota semesta yang berada di luar gabungan M dan W.
$|textTidak suka keduanya| = |S| – |M cup W| = 30 – 26 = 4$ siswa. -
Diagram Venn:
(Di sini Anda bisa membayangkan atau menggambar diagram Venn. Lingkaran besar mewakili semesta (30 siswa). Dua lingkaran yang saling beririsan di dalamnya mewakili himpunan M dan W. Bagian irisan berisi angka 7. Bagian M saja berisi angka 11. Bagian W saja berisi angka 8. Di luar kedua lingkaran tetapi di dalam persegi semesta, ada angka 4.)
Jadi, ada 4 siswa yang tidak suka membaca maupun menulis.
Bagian 5: Bangun Datar Sederhana
Soal 9: Sebuah persegi panjang memiliki panjang 15 cm dan lebar 8 cm. Hitunglah keliling dan luas persegi panjang tersebut.
Pembahasan:
Kita akan menggunakan rumus keliling dan luas persegi panjang.
-
Panjang ($p$) = 15 cm
-
Lebar ($l$) = 8 cm
-
Keliling Persegi Panjang:
Rumus keliling persegi panjang adalah $K = 2(p + l)$.
$K = 2(15 text cm + 8 text cm)$
$K = 2(23 text cm)$
$K = 46 text cm$. -
Luas Persegi Panjang:
Rumus luas persegi panjang adalah $L = p times l$.
$L = 15 text cm times 8 text cm$
$L = 120 text cm^2$.
Jadi, keliling persegi panjang tersebut adalah 46 cm dan luasnya adalah 120 cm².
Soal 10: Sebuah segitiga memiliki alas 12 cm dan tinggi 10 cm. Berapakah luas segitiga tersebut?
Pembahasan:
Kita akan menggunakan rumus luas segitiga.
-
Alas ($a$) = 12 cm
-
Tinggi ($t$) = 10 cm
-
Luas Segitiga:
Rumus luas segitiga adalah $L = frac12 times a times t$.
$L = frac12 times 12 text cm times 10 text cm$
$L = 6 text cm times 10 text cm$
$L = 60 text cm^2$.
Jadi, luas segitiga tersebut adalah 60 cm².
Tips Jitu Menghadapi UTS Matematika
Selain berlatih soal-soal di atas, berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu siswa kelas 1 SMP dalam menghadapi UTS Matematika semester 2:
- Pahami Konsep Dasar: Jangan hanya menghafal rumus. Usahakan untuk memahami dari mana rumus tersebut berasal dan bagaimana konsep di baliknya bekerja.
- Kerjakan Latihan Soal Secara Rutin: Konsistensi adalah kunci. Kerjakan soal-soal dari buku paket, buku latihan, atau sumber lain setiap hari.
- Perhatikan Pola Soal: Dengan banyak berlatih, siswa akan mulai mengenali pola-pola soal yang sering muncul dalam ujian. Ini membantu dalam strategi pengerjaan.
- Buat Catatan Ringkas: Rangkum rumus-rumus penting, definisi, dan contoh soal yang sulit untuk dijadikan bahan review cepat.
- Jangan Takut Bertanya: Jika ada materi atau soal yang tidak dipahami, segera tanyakan kepada guru, teman, atau orang tua. Jangan biarkan kebingungan menumpuk.
- Manajemen Waktu Saat Ujian: Saat mengerjakan soal ujian, baca soal dengan teliti. Kerjakan soal yang mudah terlebih dahulu untuk menghemat waktu. Perkirakan waktu yang dibutuhkan untuk setiap soal.
- Periksa Kembali Jawaban: Setelah selesai mengerjakan semua soal, luangkan waktu untuk memeriksa kembali jawaban Anda, terutama perhitungan dan penulisan satuan.
- Jaga Kesehatan: Pastikan tubuh dalam kondisi prima menjelang ujian. Tidur yang cukup, makan makanan bergizi, dan hindari stres berlebihan.
Penutup
Persiapan yang matang adalah kunci kesuksesan dalam menghadapi UTS Matematika kelas 1 SMP semester 2. Dengan memahami topik-topik penting, berlatih berbagai jenis soal, dan menerapkan strategi belajar yang efektif, siswa diharapkan dapat meraih hasil yang memuaskan. Kumpulan contoh soal dan pembahasan yang disajikan dalam artikel ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi para siswa. Ingatlah, matematika bukan sekadar angka dan rumus, melainkan sebuah alat untuk memecahkan masalah dan memahami dunia di sekitar kita. Selamat belajar dan semoga sukses!